Kenalilahdirimu maka kau akan mengenal tuhanmu? Pepatah mengatakan : Tak jumpa maka tak kenal, tak kenal maka tak cinta. Cinta kepada Allah semata. Cinta kasih adalah rahasia Allah. Dia menciptakan manusia dalam bayangan rahman (hadist Rosulullah). Bagaimana caranya kita mengenal Dzat Allah? Dimana? Kemana kita harus mencari Dzat Allah?
Mungkinboleh kita merujuk kepada satu riwayat yang bermaksud: "Kenalilah dirimu nescaya engkau akan mengenali Tuhanmu". Dari pengenalan diri sendiri, maka ia akan membawa kepada pengenalan (makrifah) yang menciptakan diri yaitu Allah. Bermula dengan mengenal Allah, maka kita akan mengenali diri kita sendiri. Siapakah kita, dimanakah
Adasebuah kata yang bijaksana yang dilontarkan oleh Socrates dan di dalam kitab Suci juga ada: KENALILAH DIRIMU SENDIRI, MAKA KAU AKAN MENGENAL TUHANMU. Ya, kita tidak diminta mengenal Para Nabi/Rasul/Para Sahabat/Para Ulama/Para Pemimpin Sekte dan seterusnya untuk mengenal Tuhan. Tapi justeru mengenal DIRI SENDIRI YANG SEJATI.
Vay Tiền Nhanh. 0% found this document useful 0 votes407 views9 pagesOriginal TitleKenalilah Dirimu maka engkau akan mengenal © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes407 views9 pagesKenalilah Dirimu Maka Engkau Akan Mengenal TuhanmuOriginal TitleKenalilah Dirimu maka engkau akan mengenal to Page You are on page 1of 9 You're Reading a Free Preview Pages 5 to 8 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Vstory Opini Kamis, 8 April 2021 - 1105 WIB VIVA – Pada saat belajar di mata kuliah teknik penyiaran radio dan televisi, kami mendapati tugas dari Abah Nadlif untuk membuat sebuah siaran radio menggunakan backsound yang kami tentukan sendiri. Teks siaran sudah disiapkan oleh Pak hanya mengganti narasi yang sesuai dengan backsound yang kami tentukan. Di akhir narasi siaran, saya mendapati tagline yang mungkin sudah lama dikenal oleh mahasiswa. Taglinenya yaitu kenalilah dirimu untuk mengenal tuhanmu. Sederhana. Namun akan saya coba untuk menjabarkankannya. Mengenali diri sendiri memiliki makna yang dalam. Terlebih apabila kita mampu mengembangkan segala kelebihan dan kekurangan kita. Untuk dapat mengenal lebih dalam tentang siapa kita, tentunya kita mesti memahami peran dan fungsi masing masing anggota tubuh saat belajar anatomi tubuh, teman teman mungkin sedikit banyak tahu mengenai hal ini. Ini menjadi dasar kita mengenal dirj sendiri. Seringkali kita abai dan kurang memerhatikan bagaimana tubuh ini bekerja. Mensyukuri nikmat Yang Tuhan telah berikan, kadang kita melupakan atau melewatkan hal terkecil dalam hidup kita tapi nyatanya manfaatnya begitu yang paling sering kita lupakan adalah berkedip. Berkedip adalah kegiatan otomatis yang dilakukan oleh tubuh kita tanpa kita mesti menyadari hal tersebut. Bahkan ketika anda membaca artikel ini pun, pasti akan melakukan hal yang namanya berkedip kita sadari, banyak nikmat tubuh yang kita abai atau lewatkan. Memang wajar saja kalau kita hanya mensyukuri hal besar yang nampak dan terasa manfaatnya secara sadar oleh diri kita. Tapi dalam rangka mengenali diri sendiri, hal terkecilpun mesti kita coba sadari dan rasakan. Supaya kita bisa lebih menghargai hidup fungsi anggota badan, kita juga mesti menilik dan menggali potensi potensi yang terkubur dalam diri kita. Potensi yang bisa menjadikan seseorang merasa berharga dan dihargai. Potensi yang dapat membantu dan menguntungkan orang lain. Halaman Selanjutnya Potensi itu ibarat batu es yang besar yang mengambang di lautan lepas. Dari daratan ia terlihat kecil sekali. Tapi tatkala melihat sisi lain dari yang tampak, potensi itu besar tiada tanding. Potensi itu dinamakan "kehidupan yang terkubur". Disclaimer Artikel ini adalah kiriman dari pengguna yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content UGC. Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Vstory Opini Kamis, 8 April 2021 - 1041 WIB VIVA – Pada saat belajar di mata kuliah tekhnik penyiaran radio dan televisi, kami mendapati tugas dari Abah Nadlif untuk membuat sebuah siaran radio menggunakan backsound yang kami tentukan siaran sudah disiapkan oleh Pak Dosen. Kami hanya mengganti narasi yang sesuai dengan backsound yang kami tentukan. Di akhir narasi siaran, saya mendapati tagline yang mungkin sudah lama dikenal oleh mahasiswa. Taglinenya yaitu kenalilah dirimu untuk mengenal Tuhanmu. Sederhana. Namun akan saya coba untuk menjabarkankannya. Mengenali diri sendiri memiliki makna yang dalam. Terlebih apabila kita mampu mengeksplore segala kelebihan dan kekurangan kita. Untuk dapat mengenal lebih dalam tentang siapa kita, tentunya kita mesti memahami peran dan fungsi masing masing anggota tubuh kita. Dulu saat belajar anatomi tubuh, teman teman mungkin sedikit banyak tahu mengenai hal ini. Ini menjadi dasar kita mengenal diri kita abai dan kurang memperhatikan bagaimana tubuh ini bekerja. Mensyukuri nikmat Yang Tuhan telah berikan, kadang kita melupakan atau melewatkan hal terkecil dalam hidup kita tapi nyatanya manfaatnya begitu yang paling sering kita lupakan adalah berkedip. Berkedip adalah kegiatan otomatis yang dilakukan oleh tubuh kita tanpa kita mesti menyadari hal tersebut. Bahkan ketika anda membaca artikel ini pun, pasti akan melakukan hal yang namanya berkedip kita sadari, banyak nikmat tubuh yang kita abai atau lewatkan. Memang wajar saja kalau kita hanya mensyukuri hal besar yang nampak dan terasa manfaatnya secara sadar oleh diri kita. Tapi dalam rangka mengenali diri sendiri, hal terkecil pun mesti kita coba sadari dan rasakan. Supaya kita bisa lebih menghargai hidup fungsi anggota badan, kita juga mesti menilik dan menggali potensi potensi yang terkubur dalam diri kita. Potensi yang bisa menjadikan seseorang merasa berharga dan dihargai. Potensi yang dapat membantu dan menguntungkan orang lain. Potensi itu ibarat batu es yang besar yang mengambang di lautan lepas. Halaman Selanjutnya Dari daratan ia terlihat kecil sekali. Tapi tatkala melihat sisi lain dari yang tampak, potensi itu besar tiada tanding. Potensi itu dinamakan "kehidupan yang terkubur". Disclaimer Artikel ini adalah kiriman dari pengguna yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content UGC. Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
kenalilah dirimu maka kamu mengenal tuhanmu