kameradslr canon eos 1200d hingga saat ini bisa dibilang bakal menjadi penerus suksesnya 1100d untuk kamera dslr kelas pemula, meskipun masih belum sesukses 1100d, ini dikarenakan spesifikasi dan fitur kamera ini lengkap dan juga memiliki harga yang terjangkau untuk orang yang masih pemula dan belajar photography. *saat ini hanya tersedia versi
Download Efek Kamera Canon 1200d. Ulasan Video Kamera Canon EOS 1200D. Hanya berlaku weekday atau hari senin - kamis. To access software manuals and other. Berikut hasil dari beberapa efek kamera Canon memotret bunga.
Sulitmemilih mana yang paling unggul. Keduanya sudah bisa memberi hasil foto yang baik dan fitur yang cukup untuk pemula. Tapi jika diminta memilih, pilihan saya jatuh pada Nikon D3200 karena kelebihan-kelebihan yang cukup banyak dibandingkan Canon 1200D. —— Punya kamera digital dan ingin belajar fotografi? periksa jadwalnya di halaman ini.
cash. Jerry Aurum, Fotografer Profesional, kiri bersama Merry Harun, Canon Division Director, PT. Datascrip, menunjukkan Canon EOS 1200D saat peluncurannya di Jakarta. PCplus/BramaJakarta, PCplus – “Kamera untuk pemula itu harus menyenangkan dan bisa diajak untuk berkreasi apapun. Yang lebih penting, bentuknya ringkas dan tidak berat jadi nggak pegel saat dibawa-bawa,” kata Jerry Aurum, fotografer profesional yang didapuk sebagai duta merek Canon di sela-sela peluncuran kamera baru Canon 1200D hari ini 29/4 di 1200D yang dikenalkan PT. Datascrip selaku distributor resmi kamera DSLR Canon memang spesifik didesain untuk dipakai oleh pemula utamanya mereka yang mulai peduli dengan hasil foto dan ingin mengeksplorasi kreatifitas lebih jauh. “Diantara seri lain, EOS 1200D berada paling bawah dan ditujukan untuk entry level pengguna pemula menggantikan pendahulunya EOS 1100D. Tapi, meski di kelas bawah, kualitas yang bisa dihasilkannya bagus serta ada penambahan banyak fitur,” jelas Yase Defirsa Cory Marketing Manager Canon Image Communication Product PT Datascrip. Merry Harun Canon Division Director, PT. Datascrip setuju bahwa EOS 1200D baru ini bukan cuma bisa menyajikan hasil foto yang bagus. “Teknologi perekaman video kamera ini juga mengusung video berkualitas Full HD,” menjelaskan, Canon telah melakukan riset untuk memahami kebutuhan kamera DSLR oleh pengguna pemula. Hasilnya, ada 3 hal penting yang muncul dan wajib ada di sebuah kamera entry level. “Pertama adalah soal kualitas, karena pemula ingin hasil lebih baik dibanding kamera smartphone. Kedua, kamera entry level mesti simpel dan mudah dipakai, pengguna pemula tidak memakai banyak fungsi kamera tapi ingin hasil yang maksimal. Dan terakhir, mereka sangat sensitif terhadap harga,” jelas berbadan mungil, Canon EOS 1200D masih nyaman saat digenggam. PCplus/BramaKetiga hal dasar tadi diterapkan Canon dengan apik di EOS 1200D. Soal kualitas dijawab dengan hadirnya prosesor gambar DIGIC 4 yang disandingkan dengan sensor gambar 18 megapiksel. Sensitifitas ISO yang kini berada di angka 6400 bisa ditingkatkan sampai ISO 12800 bukan cuma membantu pengguna memotret di ruang minim cahaya, tapi juga disempurnakan dengan teknologi pengurang noise yang lebih baik. “Jadi jangan takut foto dengan ISO tinggi bakal menghasilkan banyak semut,” tukas Yase menganalogikan semut dengan noise gambar yang biasa muncul di ISO tinggi. Kualitas foto EOS 1200D ini juga diapresiasi oleh Jerry Aurum. Ia mengatakan kamera ini memiliki rentang dinamis dynamic range yang baik dan kerap dibutuhkan oleh banyak fotografer profesional di samping jumlah megapiksel tinggi. “Dynamic range-nya bagus untuk sebuah kamera entry level. Jarang ada yang seperti ini sebelumnya,” kata kemudahan pakai dan pendongkrak kreatifitas ditonjolkan Canon dengan menanam beragam filter kreatif di EOS 1200D. Filter-filter seperti Grainy Black and White, efek Fish Eye, Soft Focus, Toy Camera Effect sampai Miniatur Effect bisa dengan mudah diaplikasikan pengguna sesaat ketika foto terekam di kamera. Satu lagi, pengguna pemula juga bisa mempelajari fitur yang ada di EOS 1200D tanpa bantuan buku manual. “Manual tersedia langsung di kamera, dan bisa dipelajari sambil santai tanpa mesti buka buku manual,” tambah yang memiliki 9 titik fokus tipe silang cross type dan fitur pencari fokus pintar Ai Servo ini dibandrol PT. Datascrip seharga Rp. lengkap dengan lensa kit Canon EF-S 18-55 IS II. Sebagai informasi, kamera dengan sensor APS-C ini juga bisa dipasangkan dengan seri lensa EF yang biasa dipakai untuk sensor full frame Canon.
Kali ini pricebook akan membandingkan dua kamera DSLR terkenal milik Canon. Mereka adalah Canon EOS 500D atau dikenal juga dengan nama Canon EOS Rebel T1i/Canon EOS Kiss X3 dan Canon EOS 1200D atau dikenal juga dengan nama Canon EOS Rebel T5/Canon EOS Kiss X70. Usia kedua kamera DSLR ini memang cukup jauh. Canon 500D dirilis pada bulan Juni 2009 sementara Canon 1200D dirilis pada Februari 2014. Lantas dengan perbedaan waktu rilis yang cukup jauh apakah Canon 500D akan kalah jika dibandingkan dengan Canon 1200D? Inilah jawabannya. Tampilan Fisik Secara mudah kita bisa melihat bahwa Canon 500D berukuran lebih kecil daripada Canon 1200D. Akan tetapi Canon 500D memiliki bagian lensa dan zooming yang cukup besar. Bagian ini terbukti mampu menambah berat kamera hingga menjadi 520 gram sementara Canon 1200D hanya memiliki berat 480 gram. Perbedaan sebesar 40 gram ini memang disebut tidak begitu berpengaruh, tetapi tentu akan memberikan pengalaman yang berbeda jika kamu akan hunting foto seharian. Sementara itu dalam hal desain keduanya nyaris tak ada beda. Canon 1200D yang masih berada dalam seri EOS nyatanya masih memiliki desain yang mirip dengan kamera Canon EOS yang dirilis 5 tahun lebih lawas. Keduanya juga belum dilengkapi dengan pelindung lingkungan khusus environmental sealing sehingga cukup rentan mengalami kerusakan apabila dipakai saat kondisi lingkungan sedang tidak bersahabat. Sensor Kedua kamera ini sama-sama menggunakan sensor CMOS seri APS-C dengan ukuran x mm. Kesamaan sensor yang digunakan ini membuat keduanya tak saling mengungguli satu sama lain dalam hal sensor. Meskipun begitu keduanya memiliki resolusi sensor yang berbeda. Canon 1200D memiliki sensor dengan resolusi 18 megapiksel sementara Canon 500D hanya sebesar 15 megapiksel. Perbedaan resolusi sensor ini setidaknya mengakibatkan 3 hal. Pertama, resolusi hasil foto yang lebih besar dimana Canon 1200D dapat mencapai 5184 x 3456 pixels. Kedua, besar ISO maksimal yang bisa ditangkap. Canon 1200D mampu mencapai ISO 6400 sedangkan Canon 500D hanya mampu mencapai setengah dari nilai tersebut. Maka jelas dalam hal sensor ini, Canon EOS 1200D bisa sedikit lebih unggul. Layar dan Viewfinder Kedua kamera ini sama-sama memiliki layar LCD sebesar 3 inci. Tetapi perbedaannya Canon 500D mampu menghasilkan resolusi 920k dots. Nilai ini dua kali lebih besar daripada Canon 1200D yang hanya mampu menghasilkan resolusi 460k dots. Oleh karena itu tampilan pada layar Canon 500D akan lebih jelas ketimbang Canon 1200D. Adapun pada bagian viewfinder, Canon 500D lagi-lagi unggul dengan skala pembesaran mencapai Nilai skala pembesaran yang sedikit lebih besar dari milik Canon 1200D itu memungkinkan Canon 500D untuk dapat menghasilkan foto yang lebih detil pada saat pengambilan dengan cara zoom. Fitur Fotografi Inilah aspek perbandingan terpenting bagi kamera DSLR. Kita mulai dari masalah flash. Pada kondisi ISO 100, Canon 1200D mampu menyalakan flash hingga jarak meter. Sementara itu Canon 500D pada tingkat cahaya serupa mampu menyalakan flash hingga jarak 13 meter. Keduanya memang dapat ditambahkan dengan flash eksternal, tetapi pada mode pemotretan biasa Canon 500D tentu dapat menangkap objek yang lebih jauh pada kondisi gelap. Canon 500D juga memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menjangkau objek yang dinamis. Perbandingan nilai dynamic range keduanya berada pada kisaran untuk keunggulan Canon 500D. Sayangnya umur baterai Canon EOS 500D lebih singkat. Dalam sekali pengisian ia hanya dapat menangkap 440 foto. Canon 1200D membuktikan kualitas baterainya dengan kemampuan menangkap 500 foto dalam sekali pengisian baterai. Canon 1200D juga mampu menghasilkan foto dengan warna yang lebih tajam sebab memiliki color depth sebesar Sisanya kedua kamera DSLR ini memiliki performa yang benar-benar mirip. Shutter speed-nya dapat mencapai 1/4000s dan dilengkapi dengan mode shutter priority, aperture priority, dan custom white balance. Fitur deteksi wajah dan RAW Support juga dimiliki oleh keduanya dengan sangat baik. Maka dari itu kedua kamera ini mampu menghasilkan kualitas foto diatas rata-rata meskipun belum mempunyai fitur stabilisasi foto otomatis. Fitur Videografi Dengan kualitas fitur fotografi yang hanya berbeda tipis, tentu tak heran apabila kemampuan videografi keduanya tidak saling mengungguli satu sama lain. Resolusi video maksimal yang bisa direkam keduanya ialah sebesar 1920 x 1080 pixels dengan format Kedua kamera ini juga tidak dilengkapi dengan port khusus untuk microphone maupun headphone sehingga kualitas perekaman suaranya sangat bergantung kepada cara perekaman video tersebut. Kesimpulan Kedua kamera ini memang terlihat sangat mirip. Meskipun lahir 5 tahun lebih awal, Canon 500D terbukti masih memiliki kualitas dan performa yang baik untuk ukuran entry-level. Harga Canon EOS 500D memang masih lebih mahal ketimbang Canon 1200D. Meskipun begitu kredit lebih memang perlu disematkan bagi kamera lawas ini karena kestabilan performanya yang telah teruji selama bertahun-tahun.
- Bagi pemula yang baru menggunakan kamera pastinya sangat sulit dalam mengatur settingan kamera DSLR. Hal ini merupakan sesuatu yang wajar, karena mungkin belum terbiasa dalam menggunakan kamera tersebut. Dalam penggunaan kamera, ada 3 tiga hal yang harus dipahami yaitu speed, ISO dan aperture. Cara Menggunakan Kamera DSLR Canon EOS 1200D untuk Pemula Dengan mengetahui perpaduan 3 tiga elemen ini akan memudahkan dalam mengatur settingan kamera secara manual. Namun jangan khawatir, penggunaan mode auto juga dapat memudahkan dalam mengambil gambar. Nah, untuk kamu yang mempunyai kamera DSLR Canon EOS 1200D namun masih belum mengerti bagaimana cara menggunakan kamera DSLR dengan baik dan benar, berikut ini adalah sedikit ulasannya. Yuk kita belajar bersama... Cara menggunakan kamera DSLR untuk pemula Selain mempunyai kamera dengan sepesifikasi yang mumpuni, kiranya perlu dipelajari juga bagaimana cara menggunakan kamera DSLR tersebut dengan baik, antara lain sebagai berikut Pegang kamera DSLR dengan benar Hal pertama yang harus dilakukan dalam cara menggunakan kamera DSLR yang benar adalah mengetahui cara memegang kamera DSLR ini sendiri. Ini akan sangat menentukan seberapa jauh level dalam memotret, baik pemula maupun sudah pro. Kesalahan yang paling umum dilakukan dalam cara menggunakan kamera DSLR ini adalah penggunaan tangan. Menggunakan tangan kiri dengan memegang lensa kamera dari samping tentunya tidak benar. Seharusnya tangan kananmu memegang body kamera, serta tangan kiri menopang body kamera dari bawah. Jangan lupakan jari telunjuk untuk bersiap memegang tombol shutter. Keuntungannya adalah kamera menjadi lebih stabil dan bebas goncangan. Gunakan pengaturan dalam mode auto Cara menggunakan kamera DSLR yang selanjutnya adalah gunakan pengaturan otomatis atau dalam mode auto. Hal ini dapat digunakan untuk pemula, karena settingan otomatis ini akan mempengaruhi hasil gambar yang akan tersetting menyesuaikan keadaan obyek foto. Jika tidak di setting auto, gambar yang dihasilkan dari jepretan tentunya tidak akan bagus seperti yang diinginkan. Gunakan autofocus Selain menggunakan pengaturan dalam mode auto, cara menggunakan kamera DSLR untuk pemula selanjutnya adalah menggunakan autofocus. Jika masih belum terbiasa dengan settingan manual, gunakanlah autofocus, untuk menghindari hasil foto menjadi blur atau tidak fokus. Perhatikan cara menekan tombol shutter Tidak hanya mengaktifkan autofocus, yang harus diperhatikan pula adalah cara menekan tombol shutter agar hasil foto fokus dan juga stabil. Sebaiknya ketika menekan tombol shutter, tekan dalam dua langkah. Pada langkah pertama, tekan setengah dari tombol shutter kemudia tunggu hingga lensa menangkap titik fokus dengan baik. Jikas lensa sudah terkunci, maka langkah selanjutnya adalah tekan tombol shutter sepenuhnya. Gunakan komposisi Rules of Third Hal yang terakhir dalam cara menggunakan kamera DSLR adalah perhatikan dan gunakan aturan Rules of Third. Aturan ini sangat populer dalam dunia fotografi, dimana dengan menerapkan aturan ini akan membuat hasil fotomu menjadi terlihat benar-benar proporisonal serta enak dipandang mata. Rules of Third merupakan aturan komposisi untuk foto yang dibagi menjadi tiga bagian sama besar, baik vertikal maupun horizontal. Dari hasil pembagian tersebut, kamu bisa menempatkan objek foto pada bagian yang telah dibagi. Cukup mudah bukan? Demikian beberapa cara menggunakan kamera DSLR Canon EOS 1200D untuk pemula. Sangat mudah bukan? Semoga penjelasan di atas bisa mempermudah dalam belajar fotografi. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba! FIN.
hasil foto canon 1200d